Tag Archives: Air Asia QZ8501

Berencana Beli 2 Unit Penyapu Ranjau Baru, TNI AL Siap Pensiunkan Tripartite Class

dansatran-melambaikan-tangan

Biasanya TNI AL baru memensiunkan jenis kapal perang bekas yang dimilikinya, setelah kapal yang dimaksud sudah tak dioperasikan di negeri asal pembuatnya. Tapi ada yang tak biasa untuk Tripartite Class, jenis kapal penyapu ranjau tercanggih milik TNI AL saat ini. Di negeri asalnya, yakni Belanda, justru kapal penyapu ranjau ini masih aktif beroperasi. Baca lebih lanjut

Iklan

[Ready Stock, Open Sale T-Shirt] AS 365 N3+ Dauphin – Indonesian Search & Rescue Helicopters

POSTERS-dauphin

Selain modal semangat dan pengabdian tinggi, tak bisa dipungkiri identitas suatu korps juga lekat dengan perangkat yang digunakannya. Seperti ditunjukkan BASARNAS (Badan SAR Nasional) yang menorehkan tintas emas dalam berbagai misi darurat dan tanggap bencana di Tanah Air. Baca lebih lanjut

Strategic Sealift Vessel: Bertonase Besar, Ini Dia Kapal Perang Pertama Buatan PT PAL yang di Ekspor

Debut KRI Banjarmasin 592 dalam mendukung operasi pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak perompak Somalia tahun 2011, dan aksi KRI Banda Aceh 593 yang menjadi kapal markas dalam misi evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata, nyatanya memang memukau. Dengan basis LPD (landing platform dock), kapal angkut bertonase besar buatan PT PAL ini mampu mengambil peran yang sangat strategis guna mendukung operasi militer dan operasi militer bukan perang. Baca lebih lanjut

ROV, Si Robot Penyelam Laut Dalam

287917_kapal-survei-kn-baruna-jaya-1-milik-bppt_663_382

Kapal riset Baruna Jaya I (BJ1) milik Badan Penerangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendapat sorotan saat ikut serta dalam evakuasi kecelakaan pesawat Airasia. Kapal canggih ini dilengkapi berbagai peralatan seperti multibeam echo sounder yang dapat mendeteksi benda di bawah laut. Selain itu, terdapat sonar, dan magnetometer untuk membedakan antara logam atau gundukan biasa.

Baca lebih lanjut

Menuju Lokasi Pencarian AirAsia QZ8501, KRI Frans Kaisiepo 368 Mengalami Kerusakan Sonar

KRI Frans Kaisiepo -368 jenis korvet tiba di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (22/5).

KRI Frans Kaisiepo 368, satu dari empat korvet SIGMA Class andalan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL, dikabarkan mengalami kerusakan saat dalam perjalanan menuju lokasi pencarian pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata. KRI Frans Kaisiepo 368 direncanakan akan mengambil peran sebagai pengganti KRI Sultan Hasanuddin 366 yang telah bertugas di wilayah pencarian sejak 4 Januari lalu. Baca lebih lanjut

Marker Buoy, Penanda Target Pada Misi Pencarian Black Box AirAsia QZ8501

Setelah pencarian intensif, Black Box yang berisi Flight Data Recorder (FDR ) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat naas AirAsia QZ8501 akhirnya ditemukan oleh tim penyelam TNI AL. Lokasi ditemukannya black box berada di 30-32 meter bawah laut. A Tonny Budiono, Koordinator Tim Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, mengakui posisi Black Box yang berada pada himpitan serpihan badan pesawat, keadaan ini sangat menyulitkan tim penyelam dalam proses pengambilanya. Baca lebih lanjut

C-295M: Pesawat Angkut Taktis Lapis Kedua TNI AU

Rangkaian aksi pencarian dan evakuasi korban penumpang pesawat Air Asia QZ8501 secara langsung juga menampilkan performa armada pesawat angkut taktis milik TNI AU. Selain yang utama pesawat angkut berat C-130 Hercules Skadron Udara 31, misi SAR dan transportasi udara selama operasi terkait Air Asia QZ8501 juga menghadirkan keluarga baru TNI AU, yakni C-295M, pesawat taktis angkut sedang dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma. Baca lebih lanjut