Tag Archives: LCU

LCH Balikpapan Class: Identitas Indonesia di Kapal Perang Australia

1529663_-_main

Berita ini memang tak ada kaitan dengan alutsista TNI, tapi kami memandangnya sebagai sesuatu yang menarik. Lepas dari tensi diplomatik antara Indonesia dan Australia yang kerap pasang surut, nyatanya pemerintah Australia sejak lama memberi penghormatan tersendiri pada identitas ke Indonesiaan untuk penamaan armada kapal perangnya, khususnya pada jenis kapal LCH (Landing Craft Heavy). Baca lebih lanjut

KMC Komando: Combat Boat TNI AD Dengan Remote Control Weapon System

kmc-komando

Kebanyakan publik di Tanah Air hanya mengenal sosok kapal patroli cepat dalam lingkup armada TNI AL, khususnya yang ada dibawah naungan Satuan Kapal Patroli (Satrol) dan Satuan Kapal Cepat (Satkat). Tapi dalam dimensi penugasan yang terkait perairan, nyatanya kesatuan lain juga ikut mengambil peran sesuai dengan porsinya, seperti Satuan Polairud dan TNI AD. Nah, kesatuan yang disebut terakhir jelas punya lingkup area penugasan yang tak bisa dilepaskan dari elemen air, seperti sungai, danau, rawa, hingga pesisir. Baca lebih lanjut

Landing Platform Dock TNI AL: Peran dari Kapal Markas Hingga Rumah Sakit

KRI Banda Aceh 593

KRI Banda Aceh 593

Bisa dikatakan, jenis kapal LPD (Landing Platform Dock) adalah klasifikasi arsenal laut baru di lingkungan TNI AL, khususnya di pada Satuan Kapal Amfibi (Satfib). Sebelum kapal jenis ini hadir, semua tugas dan kegiatan yang berhubungan dengan operasi laut ke darat dilakukan dengan bantuan kapal jenis LST (Landing Ship Tank), seperti LST Kelas Teluk Semangka yang buatan Korea Selatan dan LST kelas Frocsh buatan Jerman Timur. Pastinya bukan tanpa alasan TNI AL untuk mengadopsi LPD. Baca lebih lanjut

Landing Craft Utility: “Kepanjangan Tangan” Gelar Operasi Amfibi LPD TNI AL

uji

Dalam serbuan operasi amfibi, lumrah bila elemen kavaleri Korps Marinir maju lebih dahulu dalam sebuah embarkasi basah dari kapal jenis LST (Landing Ship Tank) dan LPD (Landing Platform Dock). Setelah sebelumnya kawasan pendaratan telah disisir oleh pasukan Taifib (Intai Amfibi), maka giliran berikutnya diterjunkan unit tank amfibi dan pansam (panser amfibi). Baca lebih lanjut

RM 70 Grad 122mm: Self Propelled MLRS Berdaya Hancur Tinggi

BHtJRmICQAAXu5z

Suatu hari ada seorang rekan yang bertanya, “sebenarnya apa senjata milik TNI yang punya daya hancur paling besar?” Sebuah pertanyaan yang jamak digunjingkan masyarakat, tapi harus diakui untuk jawabannya bisa beragam dan multi tafsir. Tapi bila predikat target diukur dari luasnya area yang berhasil dihancurkan, maka jawabannya mengerucut pada sista artileri. Dan lebih spesifik lagi mengarah pada sosok self propelled MLRS (multiple Launch Rocket System) yang mampu menggasak banyak sasaran dalam waktu singkat. Baca lebih lanjut