Tag Archives: Leopard 2A4 Revolution

BRLPZ-1 Beaver AVLB: Gelar Jembatan Taktis Darurat Untuk MBT Leopard 2A4 TNI AD

IMG_20141215_131049

Selain keberadaan ARV (Armoured Recovery Vehicle) dan AEV (Armoured Engineer Vehicle), kedatangan armada Leopard 2A4 dan Leopard 2A4 Revolution dari Jerman juga bakal diperkuat komponen AVLB (Armoured Vehicle Launched Bridge). Dengan kontur geografis serta kondisi alam Indonesia, adanya AVLB untuk Leopard TNI AD multak diperlukan, dimana medan di Tanah Air banyak memiliki anak-anak sungai yang punya bentang 15 – 20 meter. Baca lebih lanjut

Bergepanzer 3Ri Buffalo TNI AD: Armoured Recovery Vehicle dengan Kemampuan Plus+

IMG_20141215_131013-1

Dengan bekal meriam Rheinmetall L/44 120 mm, plus bobot tempur 60 ton, menjadikan Leopard 2A4 Revolution milik TNI AD sebagai salah satu MBT (Main Battle Tank) yang paling perkasa di muka bumi. Namun, meski digadang dengan segudang kelebihan dan kecanggihan, tetap saja armada tank tempur asal Jerman ini membutuhkan wahana pendukung dalam operasional di medan tempur. Saat Leopard mengalami kerusakan berat, hingga terperosok ke parit, tentu tak bisa sembarang alat berat dapat menanganinya, untuk itulah dibutuhkan kehadiran ARV (Armoured Recovery Vehicle). Baca lebih lanjut

MAN KAT1 8×8 LEGUAN MLC70: Bridgelayer Jawara Zeni Korps Marinir TNI AL

20121022-spr_senior_lcpl_nicholson_golden_egg_mgb_consent_y-u1

5 Oktober 1995 jadi momen menarik bagi pemerhati alutsista, selain dikenang sebagai HUT TNI (d/h ABRI) ke-50, peringatan HUT ABRI yang mengambil lokasi di Lanud Halim Perdanakusumah ini juga menyuguhkan parade dan defile peralatan militer yang terbilang besar-besaran di era Orde Baru. Menjadi maskot dalam defile kala itu tank ringan Scorpion, tank APC Stormer dan panser VAB Yon Kav 7/Sersus Kodam Jaya. Tapi bagi penulis, ada sosok lain yang lebih mampu membetot perhatian. Baca lebih lanjut

[Polling] Bionix II AD Singapura: Lawan Tanding Terberat IFV Marder 1A3 TNI AD

10347718254_52f6a1b45e_z

Dalam skenario pertempuran, setelah MBT (Main Battle Tank) berhasil mendobrak masuk ke daerah lawan, maka operasi selanjutnya adalah menghadirkan gerak laju elemen lain, dalam hal ini unit infanteri dengan misi menetralisir wilayah sasaran. Untuk menghadirkan gerak laju infanteri jelas dibutuhkan angkutan taktis yang mumpuni, dengan syarat punya mobilitas tinggi, mampu memberi proteksi bagi pasukan yang dibawa, dan dibekali senjata. Baca lebih lanjut

FGM-148 Javelin Block I: Fire and Forget Dengan Pemandu Infra Red

1184685-middle_1187089499

Dalam gelar operasinya, TNI AL butuh peran kapal selam sebagai alutsista strategis yang punya daya getar. Tapi disisi lain, TNI AL juga mutlak punya elemen senjata AKS (Anti Kapal Selam). Begitu pun dengan matra darat, keberadaan tank tempur, baik tank ringan dan MBT (Main Battle Tank) dipandang punya peran sangat strategis. Dan fakta yang tak terbantahkan, TNI AD pun butuh kelengkapan senjata anti tank, maklum perkembangan MBT di kawasan Asia Tenggara menuntut TNI AD untuk meng-update sista jenis ini. Ditambah Indonesia tergolong tertinggal dalam update MBT. Baca lebih lanjut

[Open Sale] Army Shirt MBT Leopard 2A4 Revolution – Indonesian Main Battle Tank

STIKER-2-bonus

Sebagai bangsa yang besar, kita tak ingin melihat postur kekuatan kavaleri TNI AD menjadi inferior dibanding negara-negara tetangga. Ketika Singapura, Malaysia dan Australia sudah familiar dengan sosok MBT (main battle tank), faktanya Indonesia sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di Asia Tenggara, masih saja berkutat dengan tank ringan (light tank), seperti AMX-13 dan Scorpion. Baca lebih lanjut

Rheinmetall L/44 120mm: Senjata Pamungkas MBT Leopard 2A4 Revolution TNI AD

Nama MBT (main battle tank) Leopard kembali menjadi trending topic, setelah sosok tank buatan Jerman ini menjadi bahasan dalam debat Capres Prabowo vs Jokowi beberapa waktu lalu. Lepas dari polemik pada perdebatan, satu yang pasti bahwa Indonesia segera akan kedatangan tank battle proven, menjadikan Korps Kavaleri TNI AD dapat membusungkan dada serta tampil percaya diri diantara negara-negara tetangga, setelah selama ini tertinggal dibanding Malaysia, Singapura dan Australia yang sudah mengoperasikan MBT lebih dulu. Baca lebih lanjut